Diadakan percobaan dalam suatu acara televisi yang disebut Braniac. Seorang melakukan sauna atau mandi uap dengan bahan air yang dicampur alkohol. Hanya dalam beberapa menit saja tubuh yang melakukan sauna sudah menyerap alkohol dengan kadar 0,5%. Alkohol mengalami metabolisme di ginjal, paru-paru dan otot, tetapi umumnya di hati, kira-kira 7 gram etanol per jam, dimana 1 gram etanol sama dengan 1 ml alkohol 100%. Timbulnya keadaan yang merugikan pada pengkonsumsi alkohol diakibatkan oleh alkohol itu sendiri ataupun hasil metabolismenya. Etanol mempunyai efek toksik pada tubuh baik secara langsung maupun tidak langsung.
Alkohol sangat mudah terdistribusi masuk ke dalam saluran darah janin melalui darah ibunya dan dapat merusak sel-sel pada janin. Sel-sel utama yang menjadi target kerusakan adalah pada otak dan medula spinalis. Fetal alcohol syndrome (FAS) menggambarkan rentang efek alkohol terhadap janin hingga bayi yang dilahirkan mengalami kelainan fisik dan mental. Efeknya bervariasi dari ringan sampai sedang. Beberapa efek alkohol terhadap janin antara lain adalah :
- Bentuk wajah yang ganjil. Bayi mungkin akan memiliki kepala kecil, dengan muka datar, dan mata yang hanya bisa membuka sedikit. Dan keadaan ini makin kelihatan nyata ketika anak berusia 2-3 tahun
- Gangguan pertumbuhan. Anak yang terpapar alkohol saat masih dalam kandungan akan tumbuh lebih lambat daripada anak yang normal.
- Masalah belajar dan perilaku. Hal ini karena alcohol juga akan mempengaruhi fungsi otak anak.
- Cacat lahir. Selain dengan bentuk wajah ganjil, bayi mungkin akan mengalami kecacatan pada berbagai bagian tubuh.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar